Posted by: wonggendeng on: Desember 30, 2007
Lho kok bisa? ya, belajar disini adalah belajar tentang kepolosan dan kejujuran seorang anak yang belum terpengaruh sifat-sifat buruk lingkungan sekitarnya. Mereka seperti kertas putih yang masih bersih dari noda-noda. Seperti halnya kepolosan si Anto (5 th) dalam menjawab apapun, apa adanya, yang ditanyakan orang lain kepadanya.
Suatu hari ketika si Anto sedang bermain dengan mobil-mobilannya dikamar, terdengar seseorang mengetuk pintu.
“tok..tok..asyalamu ngalaikum…” suara orang itu dari luar pintu menyahut.
Ibu si Anto pun hendak keluar membukakan pintu. Namun urung dilakukan setelah melihat siapa orang yang berada diluar pintu mengetok2 ingin masuk. Sang Ibu pun menyuruh Anto untuk membukakan pintu dan berpesan:
“Nak, nanti kalok orang diluar itu tanya, ibu dimana? jawab kalo Ibu lagi pergi ya!” pesannya.
Si Anto pun mengangguk pelan, dan segera membukakan pintu. Setelah pintu dibuka, terlihat olehnya lelaki bertopi dengan kumisnya yang menjulur kebawah dengan buku catatan yang sedang di orek2nya.
“Nak, Ibumu dimana?”tanya lelaki tersebut.
Seperti apa yang dipesankan Ibunya si anto pun menjawab:
“Tadi, kata Ibu, kalok ditanya ibu kemana, aku disuruh njawab kalok ibu lagi pergi”
“?????????? terus ibunya sekarang dimana? bilang amak Ibu kreditan pancinya harus dibayar sekarang”
” Ibu di dalam lagi ngumpet”
?????????????????????
# Apakah anda pernah berbuat demikian?
klo saya jadi Ibunya, saya mending bilang, “Nak, klo ada yang ketok2, jangan dibukain ya. Ibu takut klo ternyata itu adalah orang yang berniat jahat. Kan bapak lagi ga di rumah…”
Desember 30, 2007 pada 4:11 pm
hahahahaha
, ememg bener mas abee. makanya kalo biasa bohong jangan ngomong sama balita. wah, layak dijadikan refleksi akhir tahun nih mas.