hAtI kU

Kawan andai engkau tahu besok malaikat maut akan menjemputmu, apa yang akan kau lakukan?

AWAL Januari 2007, bumi pertiwi dikejutkan oleh raibnya pesawat Adam Air dalam perjalanan dari Surabaya ke Manado, tepatnya di atas laut Makassar. Sontak peristiwa itu mengukir catatan pilu di awal tahun.

Korban jiwa dan harta benda yang ditimbulkan pun tidak sedikit. Duka dan air mata mewarnai keluarga yang ditinggalkan. Mereka kehilangan orang-orang yang dikasihi. Pesawat naas itu mengangkut 96 orang, termasuk pilot dan pramugari. Dari jumlah itu terdiri atas 85 dewasa, tujuh anak, dan empat bayi hilang tanpa jejak.

Belum lagi hilang kesedihan itu, masih di bulan yang sama, kita kembali dikejutkan kabar miris tragedi kelaparan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci. Sebanyak 180.000 calon haji mengalami kelaparan akibat keterlambatan pengiriman makanan katering yang disediakan rekanan yang ditunjuk Departemen Agama. Penderitaan mereka tentu sangat memilukan, tetapi sekaligus memalukan.

Dua rentetan tragedi itu ternyata masih disusul dengan bencana-bencana lain yang tak kalah tragis. Awal Februari, amukan alam berupa banjir melanda Ibu Kota. Hampir seluruh wilayah Jakarta terkepung air. Bencana ini menewaskan 41 orang dan kerugian harta benda sebesar Rp 53 miliar lebih.

Berturut-turut kemudian, pada Februari KM Levina I terbakar dan tenggelam di Muara Gembong, Maret pesawat Garuda terbakar saat landing di Bandara Adisucipto, ada pula kecelakaan kereta api, kecelakaan darat, hingga bencana longsor di akhir 2007 ini.

Mendominasi

Dari peristiwa-peristiwa tersebut, tragedi kecelakaan mendominasi perjalanan tragedi sepanjang 2007. Data statistik kecelakaan transportasi sepanjang 2007 yang dikeluarkan Departemen Perhubungan menyebutkan, pada angkutan kereta api tercatat 79 kasus kecelakaan yang menelan korban meninggal dunia sebanyak 50 orang, luka parah 71 orang, dan luka ringan 52 orang. Kecelakaan di jalan raya lebih fatal lagi, jumlah korban meninggal 11.619 orang, sedangkan luka-luka 22.217 orang.

Untuk angkutan udara, jumlah insiden dan kecelakaan yang terjadi sebanyak 46 kasus, mulai dari pesawat yang pecah ban, tergelincir, mendarat ke bandara yang bukan tujuan akhirnya, hingga pesawat yang hilang dan terbakar.

Akhir tahun ternyata juga harus dilalui dengan kesedihan. Betapa tidak, bencana longsor yang tidak diduga-duga terjadi di daerah Tawangmangu pada 26 Desember. Longsor tersebut menewaskan 61 orang dan kerugian harta benda yang tidak sedikit. Dari rentetan peristiwa bencana sepanjang 2007 ini, yang terjadi baik di darat, laut maupun udara semoga bisa dijadikan antisipasi untuk menyongsong tahun 2008 agar lebih waspada. (Sasi/Pusdok SM-46)

Sumber: suaramerdeka

Lho kok bisa? ya, belajar disini adalah belajar tentang kepolosan dan kejujuran seorang anak yang belum terpengaruh sifat-sifat buruk lingkungan sekitarnya. Mereka seperti kertas putih yang masih bersih dari noda-noda. Seperti halnya kepolosan si Anto (5 th) dalam menjawab apapun, apa adanya, yang ditanyakan orang lain kepadanya.

Suatu hari ketika si Anto sedang bermain dengan mobil-mobilannya dikamar, terdengar seseorang mengetuk pintu.

“tok..tok..asyalamu ngalaikum…” suara orang itu dari luar pintu menyahut.

Ibu si Anto pun hendak keluar membukakan pintu. Namun urung dilakukan setelah melihat siapa orang yang  berada diluar pintu mengetok2 ingin masuk.  Sang Ibu pun menyuruh Anto untuk membukakan pintu dan berpesan:

“Nak, nanti kalok orang diluar itu tanya, ibu dimana? jawab kalo Ibu lagi pergi ya!” pesannya.

Si Anto pun mengangguk pelan, dan segera membukakan pintu. Setelah pintu dibuka, terlihat olehnya lelaki bertopi dengan kumisnya yang menjulur kebawah dengan buku catatan yang sedang di orek2nya.

“Nak, Ibumu dimana?”tanya lelaki tersebut.

Seperti apa yang dipesankan Ibunya si anto pun menjawab:

“Tadi, kata Ibu, kalok ditanya ibu kemana, aku disuruh njawab kalok ibu lagi pergi”

“?????????? terus ibunya sekarang dimana? bilang amak Ibu kreditan pancinya harus dibayar sekarang”

” Ibu di dalam lagi ngumpet”

?????????????????????

# Apakah anda pernah berbuat demikian?  😆

iblis merasuk dalam pikirku

perlahan lalui sumsum tulangku

ku tak bisa bergerak

dengan seribu tindak

ku coba tepis

dengan seribu keris

hingga ku kempis

teriris 

huh! sakitnya 

Sehabis subuh nggak tau kenapa aku pengen liat TV,  selepas  acara Penyejuk  Imani  Islam, semua stasiun TV menayangkan berita tentang terbunuhnya politikus dan mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Buttho. Kasusnya disinyalir ada muatan politik. Lawan politiknya, Presiden Pakistan Pervez Musharraf diduga sebagai biang keladi dibalik peristiwa insiden tersebut. Namun Sesaat setelah insiden, Al-Qaidah dilaporkan mengaku berada di balik aksi penembakan terhadap Benazir. Hal tersebut diungkapkan juru bicara organisasi ini, Musthafa Abu Al Yazid dalam sebuah perbincangan telepon dengan portal berita Adnkronos International.
Sekarang berita ini juga menjadi topik hangat minggu ini di sini. Banyak blogger yang merangkum berita tentang insiden penembakan tersebut.
Ada juga yang membahas tentang carut-marutnya pilkada sulsel. Beginikah keadaan politik di tiap negeri yang penuh kesemrawutan dan saling serang?. Saya jadi inget tulisan di salah satu kaos merek Terkenal dari Jokja yang bertuliskan “Nak, politik memang lebih kejam daripada Ibu Tiri”. Dan melihat kenyatan dari dulu hingga sekarang memang politik itu benar-benar kejam dan harus di Basmi!! karena isinya hanya kotoran-kotoran anjing pertikaian, saling bunuh, dan yang jelas bibit kebobrokan suatu negara yaitu “KKN” bermula dari sini.
Lama juga ndak nulis di blog ini karena tidur yang panjang. Tapi tiba-tiba saja saya dibisingkan oleh koar-koar suara alam ghaib yang menusuk-nusuk telinga saya. koar-koar suara itu saking nyaringnya hingga merobekkan telinga dalam saya. Melirik keluar dengan membuka jendela, oww…..ternyata menuso, bukan manungsa/manusia yang diartikan iman dumunung ingkang kuasa (iman kepada yang berkuasa atau Tuhan) tapi menuso alias menus-menus kakehan duso (berbenjolan karena kebanyakan dosa) yang lagi berkoar-koar.
Hmmmm masalah klasik, ya, saya sebut ini masalah klasik yang memang benar-benar klasik. Saya akui umur saya baru 21 tahun, belum banyak makan asam garam kehidupan dan belum seperti sampeyan-sampeyan itu yang telah banyak makan kitab agama buat referensi menjalani kehidupan dan tentunya bukan untuk saling menghujat (seperti sekarang) karena beda prinsip dan beda dalam penelaahan kitab suci Al quran dan Al hadits. Tapi setidaknya saya tahu inti masalah yang sedang sampeyan semua perdebatkan hingga memekakan telinga saya ini. Masalah menghalal-haramkan lagi.
Kali ini masalah kartun, Doraemon itu, dan lagi-lagi bermula dari wacana seorang berkitab tebal, berjenggot lebat, berbaju gamis dan *mengaku* bermanhaj salaf yang menjiplak tulisan. Dari golongan *ngakunya salafy* ini bahwa kartun doremon cs di haramkan oleh agama. Namun dipihak lain banyak juga yang menentang wacana si ustad salafy ini. Tidak sendirian, sang ustad di bantu rekannya untuk memberondong penentang wacana tersebut. Entah rekannya atau mungkin si ustad itu sendiri yang membuat domain lain.
Maaf saya bukan bermaksud mendeskriditkan salah satu pihak, baik itu yang bermanhaj salafy maupun *mungkin* pengagum demokrasi (quote merah dibawah ini saya ambil quote dari sini)

Begitulah para reaksioner itu menimpali. Kemudian, membuat wacana atas nama demokrasi yang mereka tuangkan di blog. Tidak cukup tulisan, gambar Doraemon pun dipajang besar-besar hampir 1/3 page, masih kurang puas…. avatarnya pun gambar Doraemon. Ada lagi gambar kartun yang lain.

Namun disini saya mencoba memberi jalan tengah dan semoga sampeyan semua bisa memakluminya.

  • Fatwa wonggendeng:
Seperti kebimbangan seorang blogger dulu, tentang hukum gambar bernyawa, kasus inipun memang sama. Tolong sampeyan semua baca tulisan saya ini baik-baik. Seperti tulisan saya yang berwarna biru diatas, sampeyan tentu tahu maksudnya. Ya, pada dasarnya kita ini berbeda dalam penafsiran tentang Al quran dan As Sunah. Dan ulama-ulama terdahulu pun berbeda dalam penafsiran tentang hukum gambar bernyawa ini. Ulama dahulu, ADA YANG MENGHARAMKAN dan ADA YANG MEMBOLEHKAN. Mungkin sampeyan yang bermanhaj salafy mengikuti ulama yang mengharamkan gambar bernyawa, begitu juga yang berbeda persepsi *mungkin* menganut ulama yang membolehkan gambar bernyawa. Ya, saya tahu sampeyan semua punya referensi kitab yang berjibun hingga segudang. Namun JANGAN PAKSAKAN KITA UNTUK SAMA karena PERBEDAAN DALAM UMMATKU ADALAH RAHMAT (sabda nabi). Namun bagi manhaj salafy mohon (walaupun anda semua mempunyai referensinya) jangan menilai sesat satu golongan.
Setinggi apapun ilmu kita, sebanyak apapun referensi kitab kita, namun kita hanyalah MANUSIA BIASA. Yang berhak menilai sesat maupun mengkafirkan, adalah HAK ALLAH. Jangan sampeyan rebut HakNya!!!!!!!!
marilah kita sama-sama beristighfar………ASTAGHFIRULLAHAL ADZIM…….
Tembusan:


Rank

Negara

Emas

Perak

Perunggu

Total

1

Image

Thailand

183

123

103

409

2

Image

Malaysia

68

52

96

216

3

Image

Vietnam

64

58

82

204

4

Image

Indonesia

56

64

83

203

5

Image

Singapura

43

42

41

126

6

Image

Filipina

41

91

96

228

7

Image

Myanmar

14

26

47

87

8

Image

Laos

5

7

32

44

 9

Image

Kamboja

2

5

11

18

sumber dari  sini

tanggal

Agustus 2017
S S R K J S M
« Nov    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

kenangan

:::PeRnAk-PeRniK:::


::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Technorati ProfileAdd to Technorati Favorites

lAgi NgiNjAk-iNjAk